31 Juli 2018 12:13 wib

DPD KNPI Kota Medan sukses menggelar Seminar Kepemudaan bertema "Masa Depan Pemuda Dalam Pembangunan Kota", yang merupakan bagian dari serangkaian acara peringatan HUT KNPI ke-45 di Kantor DPD KNPI Kota Medan, Jalan Nibung II No 14, Medan, Sabtu (28/7)

 

Hadir sebagai pembicara dalam seminar tersebut antara lain Kabid Ekonomi Bappeda Kota Medan Regen, Ketua DPD KNPI Sumut Sugiat Santoso, dan akademisi UIN SU yang juga merupakan pengamat sosial dan politik Faisal Riza, serta dimoderatori oleh Wakil Sekretaris DPD KNPI Medan Fajar Siddik. 

Dalam pemaparannya, Regen mengungkapkan bahwa Pemko Medan serius melibatkan para pemuda dalam pembangunan kota. 

"Pemko Medan ke depan tidak hanya melibatkan pemuda sebagai objek, tapi juga sebagai subjek dalam rangka pembangunan kota," katanya. 

Namun menurut Sugiat Santoso, belum terlihat keseriusan pemerintah dalam melibatkan pemuda, khususnya KNPI dalam penyelenggaraan pembangunan. 

"Sejatinya pemuda itu merupakan potensi besar untuk mensukseskan pembangunan daerah. Namun pemerintah di Sumut, termasuk Pemerintah Kota Medan, belum serius melibatkan pemuda dalam pembangunan. Demi Sumut bermartabat, baik diminta ataupun tidak diminta pemerintah, KNPI harus menciptakan gagasan dan gerakan yang besar," ungkap Sugiat. 

Sementara Faisal Riza dalam pemaparannya menjelaskan, pemuda tidak cukup menjadi agen dalam pembangunan kota. Dipimpin oleh KNPI, pemuda di Kota Medan harus bersumpah menjadi aktor perubahan dan turun tangan merebut kepemimpinan.

"Pemuda tidak bisa sekedar menjadi agen. Pemuda harus mampu menjadi aktor. Aktor perubahan, pembangunan, dan modernisasi. Tren dunia saat ini, kepemimpinan berada di tangan tokoh-tokoh muda. Terbukti, daerah maupun negara yang dipimpin oleh tokoh muda, mampu mensukseskan pembangunan dan memberi kebahagiaan serta kesejahteraan untuk masyarakatnya," jelasnya. [RMOLSumut]