Medan. Tiga alumni Program Studi Sosiologi Agama UIN Sumatera Utara berhasil menyelesaikan program Maganghub Batch II yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Program ini diperuntukkan bagi lulusan baru (fresh graduate) dengan masa lulus maksimal satu tahun, sebagai sarana memperoleh on‑the‑job training sekaligus meningkatkan keterampilan profesional.





Alumni angkatan 2021, yakni Putri Rahayu, Asmih Arisah Harahap, dan Susilawati, mengikuti program magang selama enam bulan. Putri Rahayu ditempatkan di Lapas Kelas I Medan, Asmih Arisah di Lapas Kelas II Padang Sidempuan, dan Susilawati di Lapas Kelas II Pancur Batu, Deli Serdang.
“Saya mendaftar sebagai sosiolog di Lapas Kelas I Medan dengan kuota empat orang. Setelah melalui proses screening CV, saya terpilih menjadi salah satu peserta magang,” ujar Putri Rahayu.
Program magang berlangsung dari 24 November 2025 hingga 23 Mei 2026, dengan berbagai manfaat bagi peserta, termasuk uang saku sesuai UMK daerah penempatan, sertifikat resmi dari Kemnaker, sertifikasi BNSP gratis, serta pengalaman profesional langsung di lapas.
Program Maganghub secara resmi dibuka oleh Kemnaker sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menjembatani dunia pendidikan dengan dunia kerja. Program Maganghub Batch II menawarkan puluhan ribu lowongan magang nasional bagi lulusan perguruan tinggi, sebagai kesempatan pengalaman kerja nyata dan penguatan kompetensi sebelum masuk ke pasar kerja formal.
Di Lapas Kelas I Medan, total peserta magang mencapai 45 orang dari berbagai jurusan dan posisi. Hari pertama magang diisi dengan apel pagi dan penandatanganan perjanjian pemagangan kinerja 2025, yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas, Bapak Herry Suhasmin, di Aula Gedung II. Pada hari kedua, peserta ditempatkan sesuai bidang yang telah dipilih. Putri Rahayu bertugas di bidang pembinaan warga binaan, yang memberikan pengalaman penting dalam memahami dinamika pemasyarakatan.
Selain kegiatan rutin, peserta magang juga mendapatkan pembekalan fisik dan keterampilan, seperti olahraga bela diri modern. Kegiatan ini dilaksanakan Jumat, 30 Januari 2026, di Aula Gedung II lantai 2 Lapas Kelas I Medan, untuk meningkatkan kemampuan pertahanan diri, ketangkasan, dan kebugaran peserta.


Semangat kepedulian sosial juga diwujudkan selama bulan suci Ramadhan. Pada 28 Februari 2026, klinik Lapas Kelas I Medan meningkatkan layanan kesehatan melalui pemeriksaan dan monitoring kondisi fisik warga binaan. Selain itu, pada 16 Maret 2026, Lapas Kelas I Medan menggelar kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama pelaku UMKM di lingkungan lapas, sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat sekitar.
Ketua Program Studi Sosiologi Agama, Neila Susanti, M.Si, menyambut baik program ini. “Program magang seperti ini sangat bermanfaat bagi alumni kami karena dapat mendekatkan mereka pada dunia kerja dan memberikan pengalaman nyata di lapangan,” ujarnya. Program Maganghub Kemnaker tidak hanya menyiapkan lulusan baru untuk memasuki dunia kerja, tetapi juga memberikan kesempatan mengasah keterampilan sosial, profesional, dan kepemimpinan di lingkungan nyata, sesuai dengan fokus pengembangan lulusan berkualitas. RM
