PONPES DERADIKALISASI “AL HIDAYAH” JADI LABORATORIUM SOSIOLOGI AGAMA FIS UIN SUMUT

Program Studi Sosiologi Agama FIS UIN Sumut bekerja sama dengan pondok pesantren Al Hidayah yang merupakan pondok pesantren yang didirikan oleh mantan teroris Ustadz Khairul Gazali yang sempat divonis enam tahun atas tindak pidana perampokan Bank CIMB Niaga pada Agustus 2010 yang lalu.

Kini ponpes yang didirikannya menjadi ponpes deradikalisasi di Sumatera Utara yangf merupakan binaan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) , pondok pesantren ini hanya memiliki dua lokal dengan jumlah santri sebanyak 25 orang yang merupakan anak dari eks teroris.

“Ditambah 6 orang anak dari masyarakat sekitar, itu tujuannya untuk pembauran agar anak-anak ini tidak terstimalisasi, dan tidak ada diskriminasi dalam pendidikan sehingga mereka berbaur dengan anak-anak lainnya,

Ketua Prodi Sosiologi Agama FIS UIN Sumut, Dr. Irwansyah sangat senang dapat bekerja sama dengan ponpes Al Hidayah dan Insya Allah menjadi laboratorium mahasiswa Sosiologi Agama untuk dapat belajar program Deradikalisasi di Indonesia.