Mahasiswa Program Studi Sosiologi Agama FIS UIN Sumut, Yolandari Lingga Bayu berhasil meraih mendali perak (Juara II) untuk kategori Silat Ganda Puteri dalam acara Pekan Kreatifitas Mahasiswa PTKIN Se Sumatera yang dilaksanakan di Kota Palembang.
Adapun pengalaman selama di Palembang, Yolan sapaannya, mengaku sebelum bertanding tim silat selalu mengadakan latihan pada saat selesai sholat Shubuh dan pada saat malam hari setelah sholat Isya dan juga jogging setiap sorenya.
” Lelahnya berjuang untuk meraih kemenangan itu sungguh sangat terasa, mulai dari dibentak-bentak, dimarahi tapi itu tidak menyurutkan semangat saya untuk latihan, saya jadi termotivasi untuk jadi juara, ” kata mahasiswa Sosiologi Agama semester III ini.
Dia menceritakan, pada saat pertandingan, dirinya mengaku gugup melihat lawan-lawan tanding yang lebih jago dan tangkas apalagi ketika mengetahui lawan yang juga merupakan atlit atlit yang hebat dan selalu menang.
“Akhirnya pada saat pertandingan, saya berjuang semaksimal mungkin. ada rasa was-was sebab saya bertanding menggunakan tiga senjata (golok, toya dan celurit) dimana kalau lupa gerakannya, maka tubuh saya menjadi sasarannya” katanya.
Akhirnya pada saat pengumuman, saya mendapatkan juara II mendali Perak untuk cabang Pancak Silat dan ini menjadi motivasi untuk kedepan akan lebih baik lagi.
Sementara itu, Ketua Prodi Sosiologi Agama FIS UIN Sumut, Dr. Irwansyah mengaku bangga melihat Yolan berhasil menjuarai cabang Pencak Silat di Palembang.
” Alhamdulillah, ini menjadi prestasi yang membanggakan untuk keluarga besar Sosiologi Agama, Mudah-mudahan prestasi Yola dapat ditingkatkan, ” ujarnya..